Dalam pidatonya ini seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (13/1/2016), Obama juga mengumumkan bahwa AS akan memulai upaya baru nasional untuk menyembuhkan penyakit kanker.
"Untuk orang-orang tercinta yang telah meninggalkan kita semua, untuk keluarga yang masih bisa kita selamatkan, marilah kita menjadikan Amerika negara yang menyembuhkan kanker untuk semuanya," ujar Obama yang langsung disambut tepuk tangan para hadirin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah isu lain juga dibahas Obama, seperti isu keamanan termasuk perang melawan kelompok ISIS, isu ekonomi, isu kesehatan dan lain sebagainya. Selama menyampaikan pidato kenegaraan terakhirnya ini, Obama kerap mendapat sambutan standing ovation dari hadirin.
Pidato Obama yang disiarkan langsung oleh televisi AS pada Selasa (12/1) malam waktu setempat ini, mungkin menjadi kesempatan terakhir Obama untuk mempengaruhi publik nasional menjelang pemilu pada November mendatang.
Media-media AS melaporkan, sekitar 30 juta orang diperkirakan menyaksikan pidato SOTU terakhir Obama ini.
(ita/ita)











































