Ledakan di Istanbul, Jerman Minta Warganya Jauhi Keramaian

Ledakan di Istanbul, Jerman Minta Warganya Jauhi Keramaian

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 12 Jan 2016 18:47 WIB
Ledakan di Istanbul, Jerman Minta Warganya Jauhi Keramaian
Foto: Reuters
Istanbul - Otoritas Jerman merilis imbauan perjalanan usai ledakan di Lapangan Sultanahmet, Istanbul, Turki. Mereka mengimbau setiap warga negara Jerman yang ada di Turki untuk menghindari keramaian.

Seperti dilansir media Inggris, ITV, Selasa (12/1/2016), imbauan perjalanan ini dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Jerman usai ledakan terjadi. Dalam imbauan ini, otoritas Jerman mendorong setiap warganya untuk menjauhi tempat-tempat keramaian di Istanbul dan wilayah lainnya.

"Warga di Istanbul dianjurkan untuk menghindari keramaian di tempat-tempat umum dan area yang menjadi daya tarik wisata," demikian bunyi potongan imbauan perjalanan yang dirilis melalui situs resmi Kementerian Luar Negeri Jerman.

Sedikitnya 10 orang tewas dan 15 orang lainnya luka-luka akibat ledakan ini. Para korban luka dilaporkan dibawa ke Haseki Training and Research Hospital dan sejumlah rumah sakit lainnya.

Kantor berita resmi Turki, Dogan News Agency sebelumnya melaporkan adanya beberapa warga negara asing di antara korban luka. Disebutkan Dogan News Agency, sedikitnya enam warga negara Jerman, satu warga Norwegia dan satu warga Peru masuk dalam daftar korban luka.

Sebuah perusahaan biro perjalanan menuturkan kepada Reuters, sekelompok turis asal Jerman ada di sekitar Lapangan Sultanahmet ketika ledakan terjadi. Sedangkan pihak Kementerian Luar Negeri Jerman menyatakan tengah berkoordinasi dengan otoritas Turki untuk mencari kejelasan soal warganya yang menjadi korban luka.

Otoritas setempat masih menyelidiki secara mendalam jenis peledak yang digunakan dalam insiden ini dan siapa yang bertanggung jawab.

(nvc/ita)


Berita Terkait