Seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (12/1/2016), sebuah bom meledak di kafe dan dilanjut oleh aksi bom bunuh diri, tak lama setelah orang-orang berkumpul di tempat kejadian sebelumnya.
Seorang kapten polisi dan seorang kolonel angkatan darat mengatakan, serangan bom kemungkinan dilakukan militan ISIS. "Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, namun bom bunuh diri adalah taktik yang sering digunakan oleh militan Sunni di Irak, termasuk kelompok jihad Negara Islam (ISIS)," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang perwira militer Irak menyatakan bahwa provinsi Diyala, di mana Muqdadiyah terletak, telah "dibebaskan" dari ISIS pada akhir Januari 2015, tapi hal itu tidak mengakhiri serangan dari kelompok jihadis radikal itu.
(adf/Hbb)











































