Dalang Penyerangan Paris Dilaporkan Kunjungi Inggris

Dalang Penyerangan Paris Dilaporkan Kunjungi Inggris

Nur Khafifah - detikNews
Senin, 11 Jan 2016 03:17 WIB
Dalang Penyerangan Paris Dilaporkan Kunjungi Inggris
Foto: twitter
Jakarta -

Jihadis Belgia yang diduga sebagai salah satu otak penyerangan teror Paris November lalu, Abdelhamid Abaaoud mengunjungi Inggris. Dia tetap nekat bepergian meskipun menyadari dirinya adalah buronan polisi.

Dilansir dari AFP yang mengutip dari The Guardian, dugaan perjalanan Abdelhamid Abaaoud ke Inggris dapat menambah tekanan pada Kementerian Dalam Negeri setempat. Saat ini mereka sedang berjuang untuk memperketat kontrol perbatasan, di tengah tingginya laporan warga Inggris yang akan berangkat menuju Suriah untuk bergabung dengan kelompok ISIS.

Berdasarkan laporan The Guardian, ditemukan gambar suasana Inggris Raya di ponsel Abaaoud's. Gambar itu kemungkinan besar diambil setelah tanggal 13 November, pasca serangan keji yang ia lakukan dan menewaskan 130 orang tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak ada sumber dan Kementerian Dalam Negeri yang bersedia berkomentar," tulis AFP, Minggu (11/1/2016).

Abaaoud memasuki Inggris menggunakan kapal feri dengan area tujuan sisi tenggara Inggris. Tidak disebutkan tanggal berapa perjalanan tersebut dilakukan. Dia telah bertemu dengan para jihadis di London dan Birmingham di Sentral Inggris. Namun tak jelas apakah foto yang ada di telepon tersebut merupakan bagian dari penyerangan atau tidak.

Abaaoud telah menjadi subjek surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Belgia. Di mana pada bulan Juli ia dijatuhi hukuman in absentia 20 tahun penjara karena merekrut jihadis untuk bertarung di Suriah.

Dia berbohong telah melarikan diri dari Eropa setelah polisi Belgia menembak mati dua rekan jihadis di kota timur Verviers. Mereka memutus serangan perencanaan sel pada personel keamanan tahun lalu.

Abaaoud pertama kali muncul di radar pasukan keamanan Belgia setelah menampilkan dalam sebuah video ISIS yang dirilis pada tahun 2014. Saat itu ia tertawa sambil mengendarai mobil dan menyeret mayat yang dimutilasinya.

(kff/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads