Simpatisan ISIS Tembak Polisi AS Hingga Luka-luka

Simpatisan ISIS Tembak Polisi AS Hingga Luka-luka

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 09 Jan 2016 09:30 WIB
Simpatisan ISIS Tembak Polisi AS Hingga Luka-luka
Pelaku menembak Hartnett dari jarak dekat (REUTERS/Philadelphia Police Department/Handout)
Philadelphia - Insiden penembakan kembali terjadi di wilayah Amerika Serikat. Seorang pria yang mengklaim setia pada militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), menembak seorang polisi di Philadelphia hingga luka-luka.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (9/1/2016), pelaku menggunakan pistol curian dari polisi saat hendak ditangkap dan melepas tembakan beberapa kali dari jarak dekat ke arah polisi. Satu polisi setempat yang diidentifikasi sebagai Jesse Hartnett (33) terkena tiga tembakan di lengan kirinya. Hartnett tertembak saat berada di dalam mobil patroli pada Kamis (7/1) malam waktu setempat.

"Saya tertembak. Saya mengeluarkan banyak darah," teriak Hartnett sembari memanggil bantuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

REUTERS/PhiladelphiaPoliceDepartment/Handout


Untungnya, nyawa Hartnett berhasil diselamatkan meskipun dia mengalami luka sangat serius. Komisioner kepolisian Philadelphia, Richard Ross, menyebut serangan itu sangat mengerikan. Namun Ross takjub Hartnett yang sudah mengabdi selama 5 tahun itu berhasil selamat.

"Pelaku melepas sedikitnya 11 tembakan dari pistol 9 milimeter dalam jarak dekat," ucapnya.

Hartnett keluar dari mobil dalam keadaan terluka untuk mengejar pelaku (REUTERS/Philadelphia Police Department/Handout)


Rekaman video keamanan menunjukkan pelaku melepas tembakan ke arah Hartnett sembari berjalan mendekati mobil patroli bahkan hingga menjulurkan tangannya ke dalam mobil polisi. Hartnett yang terluka kena tembakan, keluar dari mobil dan berusaha membalas tembakan pelaku. Salah satu tembakan Hartnett mengenai pelaku Meski sempat berusaha kabur, pelaku berhasil ditangkap polisi dan kemudian mengakui perbuatannya.

"Dia (pelaku) mengaku dirinya telah menyatakan sumpah setia kepada ISIS, mengikuti Allah dan alasan tindakan ini karena dia terpanggil untuk melakukannya," tutur personel kepolisian setempat unit pembunuhan, Kapten James Clark.

Pelaku penembakan, Edward Archer (REUTERS/Philadelphia Police Department/Handout)


Kepolisian setempat menyebut pelaku bernama Edward Archer (30) yang memiliki catatan kriminal sebelumnya. Namun tidak diketahui pasti apakah dia bertindak seorang diri atau memiliki kelompok yang lebih besar. Secara terpisah, Walikota Philadelphia Jim Kenney memuji keberanian Hartnett namun meminta warga untuk tidak menarik keterkaitan antara tindakan kriminal ini dengan Islam.

"Itu mengerikan, sungguh buruk dan tidak mencerminkan agama dalam cara apapun, dalam bentuk apapun maupun ajaran manapun. Ini merupakan tindak kriminal dengan menggunakan senjata curian dan berusaha membunuh salah satu personel kepolisian. Ini sama sekali tidak berkaitan dengan muslim," tegasnya.

Polisi yang tertembak, Jesse Hartnett (REUTERS/Philadelphia Police Department/Handout)
(nvc/trw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads