Berencana Menculik dan Membunuh Warga Israel, 6 Anggota Hamas Ditangkap

Berencana Menculik dan Membunuh Warga Israel, 6 Anggota Hamas Ditangkap

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 08 Jan 2016 14:12 WIB
Berencana Menculik dan Membunuh Warga Israel, 6 Anggota Hamas Ditangkap
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Tepi Barat, - Otoritas Israel telah menangkap enam anggota gerakan Hamas. Keenam pria tersebut diduga berencana menculik dan membunuh seorang warga Israel.

Penangkapan itu diumumkan oleh badan keamanan dalam negeri Israel, Shin Bet seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (8/1/2016). Disebutkan, aktivitas sel teror itu merupakan bukti bahwa Hamas berniat meningkatkan serangan-serangan warga Palestina terhadap Israel yang terjadi nyaris setiap hari belakangan ini.

Keenam pria tersebut -- tiga orang di antaranya berasal dari kota Hebron, Tepi Barat -- ditangkap pada Desember 2015.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tiga anggota sel teror tersebut berencana menculik dan membunuh seorang warga Israel... dan berencana menggunakan penculikan ini untuk menegosiasikan pembebasan tahanan-tahanan Palestina," demikian disampaikan militer Israel.

Militer Israel menyatakan, pemimpin kelompok tersebut adalah Maher Kawasme (36) asal Hebron dan dua tersangka lainnya diidentifikasi sebagai Ziad Abu Haduan (20) dan Amar Rajbi (22), keduanya berasal dari Yerusalem.

"Kawasme sebelumnya dinyatakan bersalah atas plot serangan teror atas nama Hamas," demikian statemen militer Israel.
 
Disebutkan militer Israel, tiga tersangka lainnya asal Yerusalem ditangkap secara terpisah. Mereka ditahan setelah membeli bahan-bahan kimia untuk memproduksi bahan peledak dan melancarkan serangan.

Shin Bet menyatakan, penangkapan tersebut mengindikasikan, Hamas berencana melakukan serangan-serangan besar untuk mengubah gelombang kekerasan yang terjadi di Tepi Barat saat ini menjadi intifada atau pemberontakan besar. (ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini