Para demonstran tersebut kemudian berkumpul di sebuah lapangan utama di Teheran untuk menyampaikan protes mereka atas eksekusi ulama Nimr. Massa demonstran yang di antaranya termasuk para mahasiswa dan ulama, membawa spanduk-spanduk bertuliskan dukungan untuk Nimr.
Seperti diberitakan media Iran, Press TV, Selasa (5/1/2016), para demonstran juga meneriakkan slogan-slogan mengecam rezim penguasa Saudi, Al-Saud serta sekutu-sekutunya, seperti Amerika Serikat. Israel pun tak luput dari sasaran protes massa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nimr yang dikenal vokal memprotes kebijakan-kebijakan pemerintah Saudi, ditangkap polisi di wilayah Qatif, Provinsi Timur pada tahun 2012. Ulama tersebut disebut sebagai tokoh penggerak aksi-aksi demo antipemerintah pada tahun 2011. Pada tahun 2014, pengadilan Saudi menjatuhkan vonis mati pada Nimr atas dakwaan terorisme.
Otoritas Saudi mengumumkan eksekusi Nimr dan 46 orang lainnya pada Sabtu, 2 Januari lalu. Eksekusi massal tersebut tetap dilakukan meski komunitas internasional telah mendesak pembebasan Nimr dan para aktivis politik lainnya. (ita/ita)










































