Statemen yang dikeluarkan 15 negara anggota DK PBB tidak menyinggung tentang eksekusi ulama Nimr al-Nimr. DK PBB menyerukan Iran untuk melindungi personel dan properti diplomatik.
"Para anggota DK PBB mengecam sekeras-kerasnya serangan-serangan terhadap Kedutaan Kerajaan Arab Saudi di Teheran, Konsulat Jenderalnya di Mashhad, di Republik Islam Iran, yang mengakibatkan gangguan ke tempat diplomatik dan konsuler, yang menyebabkan kerusakan serius," demikian pernyataan DK PBB seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (5/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
DK PBB pun menyerukan semua pihak untuk tetap melakukan dialog dan mengambil langkah-langkah untuk meredakan ketegangan di wilayah tersebut.
Sebelumnya, lewat surat yang dikirimkan kepada Sekjen PBB Ban Ki-moon, pemerintah Saudi membela eksekusi mati Nimr. Ditegaskan bahwa, Nimr dan 46 orang lainnya yang dieksekusi mati pada Sabtu, 2 Januari telah mendapatkan persidangan yang adil, tanpa mempertimbangkan intelektualitas, serta afiliasi rasial atau sektarian mereka. (ita/ita)










































