Turki Tolak Dukung Arab Saudi Terkait Eksekusi Ulama Syiah

Turki Tolak Dukung Arab Saudi Terkait Eksekusi Ulama Syiah

Indah Mutiara Kami - detikNews
Selasa, 05 Jan 2016 05:01 WIB
Turki Tolak Dukung Arab Saudi Terkait Eksekusi Ulama Syiah
Foto: REUTERS/Maxim Shemetov
Ankara - Pemerintah Turki menolak memberi dukungan ke Arab Saudi dalam hal eksekusi mati ke ulama terkemuka Syiah. Itu karena Turki sejak awal tidak setuju dengan hukuman mati.

"Kami menentang semua bentuk hukuman mati, terutama ketika itu bermotif politik," kata juru bicara pemerintahan Turki, Numan Kurtulmus seperti dilansir Reuters, Selasa (5/1/2016).

"Bagi kami, tidak mungkin untuk mendukung hukuman mati yang dilakukan oleh negara manapun," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kurtulmus mengatakan bahwa eksekusi ulama Nimr al-Nimr tidak kondusif untuk perdamaian di wilayah tersebut. Turki meminta agar Iran dan Saudi saling meredakan ketegangan.

"Arab Saudi dan Iran adalah teman kami. Kami tidak mau mereka berseteru karena itu adalah hal terakhir yang dibutuhkan kawasan ini," ujarnya.

Ulama Syiah terkemuka, Nimr al-Nimr dieksekusi mati di Arab Saudi bersama 46 orang lainnya pada Sabtu, 26 Desember 2015 lalu. Iran bereaksi keras atas hal ini. Bahkan massa Iran yang marah atas eksekusi tersebut, menyerang Kedutaan Besar Saudi di Teheran, hingga mendorong pemerintah Saudi memutus hubungan diplomatik dengan Iran.

Sejumlah negara seperti Bahrain dan Sudan mengikuti langkah Arab Saudi untuk memutus hubungan diplomatik dengan Iran. Namun, Turki menolak melakukan hal yang sama. (imk/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini