Ikuti Arab Saudi, Bahrain Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran

Ikuti Arab Saudi, Bahrain Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 04 Jan 2016 18:42 WIB
Ikuti Arab Saudi, Bahrain Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran
Foto: Istimewa/Reuters
Manama, - Mengikuti langkah Arab Saudi, pemerintah Bahrain juga memutus hubungan diplomatik dengan Iran. Pemerintah Bahrain pun menyerukan para diplomat Iran untuk meninggalkan negeri itu dalam waktu 48 jam.

Keputusan ini diumumkan kantor berita resmi Bahrain, BNA sehari setelah negara sekutu dan tetangganya, Saudi memutus hubungan diplomatik dengan Iran.

"Bahrain memutuskan untuk memutus hubungan diplomatik dengan Republik Islam Iran dan menyerukan seluruh anggota misi tersebut agar meninggalkan kerajaan dalam waktu 48 jam," demikian diberitakan BNA seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (4/1/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Bahrain mengecam keras penyerangan massa ke gedung Kedutaan Besar Saudi di Teheran, Iran menyusul eksekusi mati ulama Syiah terkemuka oleh otoritas Saudi. Bahrain menyebut serangan tersebut sebagai aksi barbar yang merupakan pelanggaran terang-terangan  atas norma-norma internasional.

Bahrain pun menyerukan Iran untuk memberikan perlindungan bagi tempat-tempat diplomatik dan para stafnya, serta mengambil langkah-langkah untuk hukum terhadap para pelaku serangan tersebut.

Ulama Syiah terkemuka, Nimr al-Nimr dieksekusi mati di Arab Saudi bersama 46 orang lainnya pada Sabtu, 26 Desember 2015 lalu. Dalam statemennya seperti diberitakan kantor berita resmi Saudi, SPA dan dilansir AFP, Sabtu (2/1/2016), Kementerian Dalam Negeri Saudi menyatakan, 47 orang yang dieksekusi mati tersebut  terbukti mengadopsi ideologi radikal "takfiri", bergabung dengan organisasi-organisasi teroris dan melakukan berbagai plot kejahatan.

Eksekusi mati tersebut menuai kecaman berbagai pihak, khususnya negara-negara mayoritas Syiah di Timur Tengah. Bahkan massa Iran yang marah atas eksekusi tersebut, menyerang Kedutaan Besar Saudi di Teheran, hingga mendorong pemerintah Saudi memutus hubungan diplomatik dengan Iran. (ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini