Wanita muda tersebut mengalami luka parah setelah seorang pria bersenjata melepas tembakan ke arahnya. Prajurit Israel tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit Shaare Tzedek di Yerusalem. Demikian pernyataan militer Israel seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (4/1/2016).
Penembakan prajurit wanita tersebut terjadi di dekat Masjid Ibrahim pada Minggu, 3 Januari waktu setempat. Militer Israel tidak menyebutkan identitas dan bagaimana nasib pelaku penembakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penembakan ini terjadi di tengah gelombang kekerasan antara warga Palestina dan Israel sejak 1 Oktober 2015 lalu. Sejauh ini, setidaknya 138 warga Palestina tewas dalam rangkaian kekerasan di Tepi Barat dan Yerusalem tersebut. Sebagian besar warga Palestina yang tewas merupakan pelaku penyerangan yang tewas di tangan pasukan keamanan Israel. Sebanyak 20 warga Israel, seorang warga Amerika Serikat dan seorang warga Eritrea juga tewas dalam serangan-serangan tersebut. (ita/ita)











































