Televisi pemerintah China hari ini menayangkan seremoni pembentukan ketiga badan baru militer tersebut. Tampak Presiden Xi Jinping memberikan bendera militer kepada ketiga pemimpin unit baru, yang terdiri dari unit komando umum untuk Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), unit kekuatan rudal dan unit kekuatan pendukung strategis.
Dalam seremoni tersebut, seperti dilansir media News.com.au, Sabtu (2/1/2016), Presiden Xi dan para pejabat PLA serta para tentara menyanyikan lagu kebangsaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Reformasi militer ini dilakukan seiring China lebih gencar dalam upayanya terkait klaimnya atas wilayah di Laut China Timur dan Laut China Selatan, hingga meningkatkan ketegangan dengan negara-negara tetangganya.
Sebelumnya ada September 2015 lalu, Xi mengumumkan akan memangkas 300 ribu personel militer China dari total jumlah personel 2,3 juta orang. Namun dengan pengurangan ini pun, China masih tetap menjadi negara dengan kekuatan militer terbesar di dunia. (ita/ita)











































