Juru bicara Marechaussee Kerajaan Belanda atau kepolisian perbatasan, Eric Vermeulen mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (2/1/2016), setelah diperiksa, tidak ditemukan bahan peledak apapun pada diri pria tersebut.
Vermeulen menambahkan, pria Inggris tersebut masih terus diinterogasi untuk mengetahui motif perbuatannya. Sesuai hukum Belanda, identitas pria itu tidak dirilis ke publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas insiden ini, satu dari tiga ruang keberangkatan di bandara tersebut, sempat dikosongkan selama sekitar 30 menit. Insiden ini terjadi pada Jumat, 1 Januari waktu sekitar pukul 08.00 waktu setempat.
(ita/ita)











































