Menurut Denise Roberts, pejabat kepolisian St. Cloud, Florida, sang ibu sedang tidur ketika dia mendengar seseorang masuk ke dalam rumahnya pada Selasa (29/12) larut malam waktu setempat. Demikian seperti diberitakan News.com.au, Kamis (31/12/2015).
Kepada polisi, sang ibu mengaku mendengar suara langkah kaki yang mendekat. Karena mengira penyusup telah masuk ke dalam rumahnya, wanita itu pun dengan cepat melepaskan satu tembakan. Setelah itu dia mendapati bahwa orang yang ditembaknya adalah anak perempuannya yang berumur 27 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian setempat tidak merilis identitas ibu dan anak tersebut karena hukum Florida melarang untuk mengungkap identitas dalam kasus seperti ini.
Para detektif kepolisian saat ini masih terus menyelidiki insiden mengenaskan tersebut. Sejauh ini, pengakuan dan keterangan sang ibu sesuai dengan bukti-bukti yang ada.
Di Amerika, insiden penembakan bukan hal asing. Pada hari Natal 25 Desember lalu saja, dilaporkan 27 orang tewas dan 63 orang terluka dalam berbagai insiden penembakan terpisah. (ita/ita)











































