Dilaporkan media setempat O Dia, seperti dilansir AFP, Senin (28/12/2015), lima orang anak muda berusia 13-23 tahun ini dihentikan polisi ketika mereka baru pulang dari sebuah pesta pada 25 Desember lalu, di wilayah miskin Santa Teresa. Mereka dicegat polisi karena naik motor tanpa mengenakan helm.
Menurut laporan media setempat, ada delapan polisi militer yang meminta uang kepada pemuda-pemuda itu, sebagai 'bayaran' agar mereka tidak ditilang dan dilepaskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika mereka tidak bisa menyerahkan lebih banyak uang, menurut media setempat O Dia, polisi-polisi itu dilaporkan menyundut pemuda-pemuda itu dengan api dan juga mencabuli mereka. Sayangnya tidak dijelaskan lebih lanjut soal tindak kekerasan ini.
Insiden ini dianggap mencoreng citra kota Rio de Janeiro yang selama ini dipromosikan sebagai 'Marvelous City'. Terlebih Rio de Janeiro akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas pada bulan Agustus 2016 mendatang. Insiden ini semakin memicu kekhawatiran terhadap keamanan publik di kota tersebut.
(nvc/nwk)











































