Disampaikan otoritas setempat, seperti dilansir AFP, Senin (28/12/2015), hujan deras yang melanda Paraguay, Argentina dan Uruguay memicu banjir besar dan memaksa sekitar 160 ribu orang mengungsi dari rumah masing-masing.
Otoritas setempat menyebut, dua korban tewas berasal dari Argentina. Sedangkan empat korban tewas lainnya berasal dari Paraguay.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paraguay yang memiliki penduduk 6,8 juta jiwa ini merupakan negara yang paling parah dilanda banjir di antara negara-negara Amerika Selatan lainnya.
Banjir di Paraguay (REUTERS/Jorge Adorno) |
Sedangkan di Brasil, empat korban tewas merupakan penghuni dua rumah di wilayah Itapecerica da Serra, Sao Paulo, yang dilanda longsor akibat banjir.
Di Argentina, Presiden Mauricio Macri mempersingkat liburan Tahun Baru demi memfokuskan pada penanganan bencana di negaranya. Wilayah Entre Rios merupakan wilayah terparah dilanda banjir dengan sekitar 10 ribu orang, terutama di wilayah Concordia, terpaksa mengungsi.
Sementara di Uruguay, yang terletak di antara Argentina dan Brasil, lebih dari 11 ribu orang harus dievakuasi. Wilayah Artigas yang dekat dengan perbatasan Brasil merupakan wilayah di Uruguay yang paling parah dilanda banjir.
Hujan deras yang memicu banjir di negara-negara Amerika Selatan ini dipicu oleh pola 'El Nino' yang sangat kuat dan tidak seperti biasanya. El Nino merupakan nama pola cuaca yang terjadi ketika suhu di laut lebih hangat untuk wilayah tropis pusat dan timur Samudera Pasifik, yang bisa memicu cuaca dan iklim ekstrem serta mematikan.
Banjir di Paraguay (REUTERS/Jorge Adorno) |












































Banjir di Paraguay (REUTERS/Jorge Adorno)
Banjir di Paraguay (REUTERS/Jorge Adorno)