Korban Tewas Tornado Texas Tambah Jadi 11 Orang, 400 Penerbangan Dibatalkan

Korban Tewas Tornado Texas Tambah Jadi 11 Orang, 400 Penerbangan Dibatalkan

Herianto Batubara - detikNews
Senin, 28 Des 2015 02:12 WIB
Korban Tewas Tornado Texas Tambah Jadi 11 Orang, 400 Penerbangan Dibatalkan
Kerusakan akibat Tornado di Dallas (Foto: Laura Buckman/AFP)
Dallas - Korban keganasan tornado disertai hujan deras di wilayah Dallas, bagian utara Texas, Amerika Serikat (AS), terus bertambah. Sedikitnya ada 11 orang tewas.

Pernyataan itu disampaikan pejabat setempat seperti dilansir Reuters, Senin (28/12/2015). Wilayah yang paling parah adalah di Garland, sebelah timurlaut Dallas.

Di Garland ada 8 orang yang tewas. Di wilayah ini banyak mobil yang hancur di jalan raya, rumah roboh, dan aliran listrik terputus. Perjalanan warga yang kembali dari liburan Natal pun menjadi kacau.
Kerusakan akibat Tornado di Dallas (Foto: Laura Buckman/AFP)
Daerah paling parah adalah di Garland, sebelah timur laut dari Dallas, di mana delapan orang tewas, mobil tertiup angin jalan raya dan rumah diratakan, kata para pejabat, Minggu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiga korban tewas lainnya dilaporkan di jaringan kereta api bawah tanah Dallas. Wilayah ini merupakan wilayah keempat dengan penduduk terbanyak di AS yang dihuni sekitar 7 juta jiwa.

"Puluhan orang terluka di wilayah ini," ujar pejabat itu. Kerusakan di wilayah ini dilaporkan memang sangat parah.
Kerusakan akibat Tornado di Dallas (Foto: Laura Buckman/AFP)
"Ini kehancuran total. Ini keadaan sulit bagi yang terkena badai mengerikan seusai Natal," kata juru bicara kepolisian Garland Letnan Pedro Barineau.

Lebih dari 600 bangunan di Texas Utara rusak akibat tornado dan badai tersebut. Layanan cuaca nasional melaporkan, ada 6 tornado yang terjadi di Texas dan satu lainnya di Oklahoma pada Sabtu.

Sejauh ini, menurut FlightAware.com, ada sekitar 400 penerbangan di AS yang dibatalkan. Lebih dari setengah penerbangan yang batal itu terjadi di Dallas yang merupakan pusat kegiatan penerbangan di AS. (hri/rna)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads