Terus Berkobar, Kebakaran Hutan di Australia Hanguskan 116 Rumah

Terus Berkobar, Kebakaran Hutan di Australia Hanguskan 116 Rumah

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 26 Des 2015 17:45 WIB
Terus Berkobar, Kebakaran Hutan di Australia Hanguskan 116 Rumah
Kebakaran hutan di Wye River (REUTERS/Keith Pakenham/AAP)
Melbourne - Kebakaran hutan yang melanda wilayah Australia bagian selatan masih terus berusaha dipadamkan. Sejauh ini, sudah lebih dari 100 rumah warga setempat yang hangus dilalap api yang semakin membesar pada perayaan Natal ini.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (26/12/2015), api terus berkobar di dua kota yang ada di wilayah Melbourne bagian barat daya, yakni Wye River dan Separation Creek. Bahkan sejauh ini dilaporkan sudah 116 rumah warga yang hangus dilalap api.

(REUTERS/Keith Pakenham/AAP)


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rumah-rumah itu diyakini sebagai rumah wisata. Belum ada laporan korban jiwa akibat kebakaran hutan ini.

"Ini semacam mengkonfirmasikan kepada kita betapa panas, betapa bergejolak, betapa intensnya kebakaran ini, membakar tepat di tepi air," sebut Gubernur Negara Bagian Victoria, Daniel Andrews kepada media setempat, Australian Broadcasting Corporation.

Sekitar 500 petugas pemadam kebakaran dan 13 pesawat pemadam terus bekerja untuk memadamkan kebakaran ini. Pemandangan dari udara menunjukkan rumah-rumah yang hangus dan nyaris rata dengan tanah di kawasan pantai yang dipenuhi pepohonan di sepanjang Great Ocean Road.

Asap kebakaran hutan terlihat dari Great Ocean Road (REUTERS/AAP)


Great Ocean Road menjadi salah satu daya tarik wisata setempat yang dikenal dengan pemandangan alamnya yang indah dan formasi bebatuan unik di lepas pantai Southern Ocean. Akibat kebakaran ini, jalanan tersebut ditutup padahal biasa setiap akhir pekan jalanan ini selalu macet dan ramai kendaraan.

Komisioner Badan Penanggulangan Darurat Victoria, Craig Lapsley memastikan sedikitnya 18 rumah di kota Separation Creek serta 98 rumah di Wye River hangus terbakar. Kedua kota itu berjarak sekitar 120 kilometer dari Melbourne.

Meskipun dibantu hujan yang turun dan cuaca yang agak dingin, Lapsley memperingatkan masih banyak titik api yang berpotensi membesar kembali. "Masih banyak titik api di area kebakaran jadi meskipun ada perubahan cuaca dan hujan yang turun pagi ini tidak berarti ancaman yang diberikan oleh kebakaran ini sudah berakhir," ucapnya.

(REUTERS/Keith Pakenham/AAP)
(nvc/try)


Berita Terkait