Kunjungan ini dicetuskan Modi beberapa jam sebelum dia terbang pulang ke India, dari Afghanistan. Di sisi lain, kunjungan langka ini memicu harapan bagi berkembangnya perundingan antara kedua negara yang bertetangga namun kerap bersitegang ini.
Seperti dilansir Reuters, Sabtu (26/12/2015), Sharif menyambut dan memeluk Modi begitu dia tiba di bandara kota Lahore, Pakistan pada Jumat (25/12) waktu setempat. Keduanya kemudian pergi menuju kediaman Sharif dengan helikopter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya, tentu saja. Saya ada di sini," jawab Modi, masih menurut pejabat yang enggan disebut namanya itu.
(REUTERS/Press Information Department (PID)/Handout via Reuters) |
Disampaikan Menteri Luar Negeri Pakistan, Aizaz Chaudhry kepada wartawan setempat, bahwa Modi awalnya menelpon Sharif untuk mengucapkan selamat ulang tahun. Dalam percakapan itu, Modi bertanya kepada Sharif apakah dirinya bisa mampir ke Pakistan sebelum pulang ke India.
"Dan PM (Sharif) mengatakan kepadanya, 'Silakan datang, Anda tamu kami, silakan datang dan minum teh bersama saya'," terang Chaudhry.
Sharif berulang tahun yang ke-66 pada 25 Desember kemarin dan kediaman keluarga Sharif dipenuhi hiasan karena akan menjadi lokasi digelarnya pernikahan cucunya pada Sabtu (26/12) waktu setempat.
(REUTERS/Press Information Department (PID)/Handout via Reuters) |
Dalam pertemuan itu, Modi dan Sharif mengobrol selama 90 menit dan sempat makan malam bersama sebelum Modi pulang ke India. "Di antara keputusan yang diambil ialah hubunagn antara kedua negara akan semakin diperkuat dan juga kontak antar pemerintah akan diperkuat agar atmosfer yang ada bisa memajukan proses perdamaian," tutur Chaudhry.
Langkah selanjutnya adalah pertemuan antara Menteri Luar Negeri kedua negara pada pertengahan bulan Januari 2016 mendatang.
(REUTERS/Press Information Department (PID)/Handout via Reuters) |












































(REUTERS/Press Information Department (PID)/Handout via Reuters)
(REUTERS/Press Information Department (PID)/Handout via Reuters)
(REUTERS/Press Information Department (PID)/Handout via Reuters)