Hari Natal di AS Diwarnai Bencana Tornado yang Memakan Korban

Hari Natal di AS Diwarnai Bencana Tornado yang Memakan Korban

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Sabtu, 26 Des 2015 07:08 WIB
Hari Natal di AS Diwarnai Bencana Tornado yang Memakan Korban
Ilustrasi (Foto: IGiReports/CNN)
Jakarta - Serangan tornado dan badai ganas menerjang wilayah tenggara Amerika Serikat (AS), pada malam Natal. Sedikitnya 14 orang meninggal dan menyapu bersih puluhan rumah serta bangunan yang dilewati angin topan itu.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (26/12/2015), badai yang terjadi pada musim udara hangat, meninggalkan jejak kehancuran di masyarakat pedesaan dari Alabama arah Illinois, dan sepertinya Natal menjadi puncaknya.

Lebih dari selusin peristiwa tornado dilaporkan terjadi di enam negara bagian AS, dan wilayah yang mengalami kerusakan parah adalah wilayah selatan negara bagian Mississippi. Tujuh orang dikonfirmasi tewas di sana dan 60 lainnya luka-luka, dengan satu orang hilang, kata badan keadaan darurat di negara itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengalami beberapa banjir bandang hari ini, dengan badai datang melalui sekarang di lima wilayah. Taksiran kerusakan masih terus berlangsung," kata pejabat badan keadaan darurat, Brett Carr, di kantor penanganan bencana darurat, kepada AFP.

Gubernur Mississippi Phil Bryant menyatakan keadaan darurat terjadi di tujuh wilayah kota, setelah luasnya kerusakan badai yang ditimbulkan. Seorang anak usia tujuh tahun, tewas ketika badai dengan brutalnya mengehempaskan mobil yang ia tumpangi.

Kepada wartawan, kepala pemadam kebakaran kota Holly Springs, Kenny Holbrook, mengatakan "Ribuan rumah akan menyambut Hari Natal tanpa listrik," ucapnya.

Menurut departemen kebakaran di Columbia, Tennessee. Sebanyak enam orang dikonfirmasi meninggal, tiga orang diantaranya ditemukan tewas di dalam mobil yang terendam di sungai. Satu orang dilaporkan tewas di Arkansas.

Gubernur kota Georgia menyatakan keadaan darurat di negara dipengaruhi oleh cuaca buruk. Puing-puing dari bangunan hancur dan mengotori ruas-ruas jalan.

Kondisi terburuk akibat cuaca buruk terjadi di beberapa negara termasuk Mississippi, Missouri dan Oklahoma. Banjir bandang di AS tenggara. Sementara wilayah The East Coast sedang menikmati cuaca musimnya hangat, dengan suhu tertinggi pada 72 derajat Fahrenheit (22 Celsius) dan menjadikannya Natal Terpanas sejak tahun 1871. (adit/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads