Sebagaimana dilansir BBC, Sabtu (26/12/2015), jumlah korban tewas dalam peristiwa ledakan di sebuah industri pabrik gas di Nigeria terus bertambah. Laporan menyebutkan bervariasi dari 35 sampai 100 orang tewas, termasuk pekerja pabrik dan warga yang tinggal di sekitarnya.
Diketahui, truk dilaporkan meledak ketika membongkar muatan gas butane yang biasa digunakan untuk memasak di kota Nnewi negara bagian Anambra. Polisi setempat memastikan adanya kecelakaan itu tetapi belum memberikan keterangan detail.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saksi mata Chukwuemerie Uduchukwu, yang berada di lokasi ledakan, mengatakan kepada BBC bahwa orang-orang berada di parik itu untuk mengisi ulang botol gas mereka untuk memasak pada hari Natal. Para konsumen dan pekerja di gedung itu mengalami luka bakar yang serius, dan dia mengatakan melihat puluhan tubuh terbakar, dan banyak orang yang masih berada di dalam.
Diketahui sebuah kebakaran besar dilaporkan setelah terjadi ledakan. Akibat ledakan menyebabkan rumah-rumah di sekitar pabrik terbakar.
"Lima jam setelah ledakan dan depot masih terbakar. Sementara Palang Merah dan pemadam kebakaran masih berada di lokasi" ucap Uduchukwu mengatakan kepada BBC.
Seorang reporter kantor berita Associated Press menghitung ada 100 jenazah.
(adit/dnu)











































