Sindiran Hillary Clinton untuk Trump Usai Diserang Kata Vulgar

Sindiran Hillary Clinton untuk Trump Usai Diserang Kata Vulgar

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 23 Des 2015 11:39 WIB
Sindiran Hillary Clinton untuk Trump Usai Diserang Kata Vulgar
Donald Trump (REUTERS/Rebecca Cook)
New York - Bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, kembali menuai kecaman. Kali ini Trump dikecam sebagai sexist karena menggunakan kata vulgar untuk menyerang kandidat Partai Demokrat, Hillary Clinton.

Dalam komentarnya baru-baru ini saat kampanye di Grand Rapids, Michigan, Trump mengkritik Hillary yang kalah dari konvensi capres Partai Demokrat tahun 2008 lalu. Saat itu, Hillary kalah dari Barack Obama yang kemudian terpilih menjadi presiden AS.

"Dia diunggulkan untuk menang, dan dia dihabisi. Dia kalah, maksud saya dia kalah," ucap Trump, dengan menggunakan istilah slang Yahudi 'schlonged' yang berarti alat kelamin pria.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Rabu (23/12/2015), banyak media AS menyebut komentar ini bernada vulgar. Situs blog politik liberal Think Progress bahkan menyebutnya sebagai 'serangan sexist yang mengejutkan'. Sexist merupakan istilah untuk pandangan yang merendahkan wanita.

Tidak hanya menggunakan kata vulgar, Trump juga menyinggung insiden ketika Hillary telat kembali ke panggung debat Partai Demokrat pada Sabtu (19/12) lalu, karena dia pergi ke toilet saat break iklan. "Saya tahu ke mana dia pergi, itu menjijikkan, saya tidak mau membahasnya lagi," tuturnya.

Hillary Clinton (REUTERS/Brian Snyder)


Berbicara kepada konstituennya di Keota, Iowa, Hillary tidak menanggapi langsung pernyataan vulgar Trump itu. Namun ketika ada wanita muda bertanya kepadanya soal apa yang akan dilakukannya terhadap praktik bullying, Hillary menggunakan kesempatan ini untuk merespons Trump secara tidak langsung.

"Sangat penting untuk melawan bully di mana pun mereka berada, dan mengapa kita tidak seharusnya membiarkan siapa saja mengganggu jalan kita menuju kepresidenan, karena itu bukanlah kita sebagai warga Amerika," ucap Hillary kepada massa yang berkumpul di sekolah setempat.

Sedangkan tim kampanye Hillary mendorong para pendukung untuk mengecam Trump dan pernyataannya yang merendahkan. "Kami tidak menanggapi Trump, tapi semua orang memahami penghinaan dengan bahasa merendahkan ini mempengaruhi seluruh wanita," ujar Direktur Komunikasi Kampanye Hillary, Jennifer Palmieri melalui akun Twitter-nya.

Secara terpisah, Trump menyangkal berniat menyerang Hillary dengan komentar sexist. Dia bersikeras bahwa kata yang digunakannya adalah bahasa slang yang umum digunakan. "Sekali lagi, #MSM (mainstream media) tidak jujur. 'Schlonged' bukan kata vulgar. Ketika saya menyebut Hillary terkena 'schlonged', itu berarti dia dihabisi," kicau Trump lewat Twitter pada Selasa (22/12) malam waktu setempat.

(nvc/nwk)


Berita Terkait