Dilansir AFP, Selasa (22/12/2015) malam, jumlah total korban tewas tersebut juga termasuk 598 anggota kelompok ISIS dan 824 orang kelompok militan yang berafiliasi dengan Al-Qaeda.
Korban tewas tercatat sejak serangan udara dimulai pada 30 September 2015. Selain itu ada lebih 710 orang warga sipil yang tewas, di antaranya 161 anak-anak dan 104 wanita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Syrian Observatory for Human Rights, Rami Abdel Rahman mengatakan pihaknya membedakan serangan udara yang dilancarkan pesawat Suriah, Rusia dan koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat berdasarkan pola terbang, yang mengindikasikan apakah pesawat tersebut lepas landas dari dalam wilayah Suriah, juga jenis pesawat dan artileri yang digunakan. (fdn/fdn)











































