Alam Khan berusia 12 tahun ketika dia menyaksikan ayahnya dibunuh oleh pelaku, yang merupakan rekan keluarganya, pada tahun 2003 lalu. Diam-diam, Alam merencanakan aksi balas dendam hingga akhirnya pekan lalu dia berhasil mengundang pembunuh ayahnya untuk minum bersama.
Dalam kesempatan itu, Alam menikam pembunuh ayahnya hingga tewas sebelum memutilasi jasadnya dengan palu dan gergaji. Jasad korban kemudian dibungkus plastik dan dibuang ke sungai setempat.
Seperti dilansir AFP, Selasa (22/12/2015), pembunuhan keji ini terungkap ketika tas plastik berisi jasad korban muncul di tepi sungai. Alam akhirnya ditangkap polisi setelah sejumlah saksi mata mencurigai kunjungan korban ke rumahnya dan Alam mengakui perbuatannya.
"Saya menyalakan musik dengan volume maksimal dan memutilasi tubuhnya ke dalam 12 bagian," ucap Alam Khan kepada wartawan usai ditangkap, seperti dikutip media setempat, Times of India.
Selama 12 tahun sejak ayahnya tewas dibunuh, Alam Khan sama sekali tidak memberitahu orang lain soal identitas pembunuh ayahnya. Dia menunggu bertahun-tahun hingga dewasa untuk membalas dendam. Bahkan disebutkan bahwa Alam Khan kini merasa senang karena 'mimpi'-nya tercapai.
Polisi menemukan senjata pembunuh korban, termasuk palu dan gergaji di kediaman Alam Khan di distrik Moradabad.
(nvc/mad)











































