Ada Ancaman Serangan, Warga AS di Tunisia Diingatkan Tidak Pergi ke Mal

Ada Ancaman Serangan, Warga AS di Tunisia Diingatkan Tidak Pergi ke Mal

Rita Uli Hutapea - detikNews
Minggu, 20 Des 2015 15:50 WIB
Ada Ancaman Serangan, Warga AS di Tunisia Diingatkan Tidak Pergi ke Mal
Foto: Tom Pennington/Getty Images
Tunis, - Kedutaan Amerika Serikat di Tunisia mengingatkan warga negaranya untuk menghindari sebuah pusat perbelanjaan besar di ibukota Tunis. Peringatan ini dikeluarkan karena adanya laporan ancaman serangan militan di mal tersebut.

Dalam statemennya seperti dilansir Reuters, Minggu (20/12/2015), Kedutaan AS mengingatkan warga negara AS untuk menjauh dari Tunisia Mall di Berges du Lac, Tunis pada Minggu (20/12) dikarenakan "laporan yang kredibilitasnya tidak diketahui, yang mengindikasikan kemungkinan serangan teroris."

Kedutaan AS tidak menjelaskan lebih detail. Namun aparat keamanan Tunisia telah dalam keadaan siaga tinggi sejak bom bunuh diri pada 24 November lalu. Saat itu, 12 pengawal kepresidenan tewas akibat ledakan bom saat mereka akan naik ke bus yang akan membawa mereka bekerja. Sejak serangan itu, pemerintah Tunisia memberlakukan keadaan darurat di negeri itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya juga terjadi serangan penembakan terhadap sebuah museum di Tunis pada Maret dan sebuah hotel di tepi pantai pada Juni lalu. Kelompok radikal ISIS telah mengklaim serangan-serangan tersebut.

Tunisia telah menjadi target para militan setelah dipuji sebagai simbol perubahan demokratis di wilayah tersebut sejak perlawanan rakyat pada tahun 2011 berhasil menggulingkan Presiden Zine Abidine Ben Ali. (ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads