"Seorang pria luka parah dan seorang wanita luka ringan," demikian statemen kepolisian Israel mengenai kedua korban luka. "Teroris ditangkap oleh pasukan di daerah tersebut," imbuh kepolisian Israel seperti dilansir kantor berita AFP, Minggu (20/12/2015).
Kepolisian Israel mengatakan, pemuda Palestina berumur 20 tahun itu berasal dari wilayah Tepi Barat dan masuk ke Israel secara ilegal. Dia kedapatan bersembunyi di halaman sebuah rumah di dekat lokasi penikaman di kota Raanana, Israel pada Sabtu (19/12) waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gelombang kekerasan yang terjadi sejak Oktober lalu telah mengklaim sedikitnya 123 warga Palestina, 17 warga Israel, seorang warga Amerika Serikat dan seorang warga Eritrea. Kebanyakan warga Palestina yang tewas tersebut merupakan para pelaku serangan, sementara yang lainnya tewas ditembak pasukan Israel saat bentrokan.
Sebelumnya pada Jumat (18/12), dua warga Palestina pengemudi mobil mencoba menabrak tentara-tentara Israel dalam serangan terpisah di wilayah Tepi Barat. Dalam insiden itu, salah satu pengemudi ditembak mati tentara Israel dan pengemudi lainnya terluka usai ditembak pasukan Israel.
(ita/ita)











































