"Saya ingin menekankan bahwa tahun ini, berkat upaya-upaya pegawai FSB, lebih dari 30 kejahatan teroris telah dicegah," ujar Putin mengenai badan rahasia Rusia, FSB yang semasa era Uni Soviet dikenal dengan nama KGB.
"Badan intelijen kita memikul tanggung jawab besar. Tahun ini mereka mengidentifikasi lebih dari 320 perwira pengkhianat dan agen-agen dari badan rahasia asing," imbuh Putin seperti dilansir kantor berita AFP, Minggu (20/12/2015).
"Kami melihat badan-badan rahasia sejumlah negara tertentu meningkatkan pekerjaan mereka di Rusia," tandas Putin yang merupakan bekas agen KGB dan pernah menjadi kepala FSB.
Disebutkan bahwa peningkatan aktivitas mata-mata belakangan ini, sebagian dikarenakan pertempuran di Ukraina timur. Konflik tersebut melibatkan pemerintah Ukraina dan para separatis pro-Rusia sejak April 2014.
Mengenai serangan-serangan udara Rusia di Suriah yang dimulai sejak September lalu, Putin mengatakan bahwa militer Rusia "masih jauh dari menggunakan seluruh kemampuannya di Suriah." Dikatakan Putin, dana tambahan bisa dikucurkan jika memang diperlukan untuk upaya militer di negeri itu.
(ita/ita)











































