Seperti dilansir Reuters, Kamis (17/12/2015), insiden ini terjadi ketika perusahaan pembuat perhiasan, J Birnbach Inc, di jantung kota New York tengah direnovasi. Salah satu pekerja konstruksi tidak sengaja membuang beberapa kotak berisi berlian itu ke tempat sampah, karena mengiranya sampah.
Pemilik perusahaan itu, Jonathan Birnbach melapor kepada polisi pekan lalu bahwa dirinya menyimpan tiga kotak kayu berisi berlian di dalam sebuah brankas yang tidak dikunci, demi memudahkan untuk dipindah. Dia mengaku tidak menyadari jika kotak berlian itu hilang karena jarang memeriksanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pekan ini, Wilfred Martinez dijerat dakwaan pencurian, setelah polisi memergokinya di rekaman CCTV tengah mengambil kotak-kotak berlian itu dari tempat sampah. Dia sama sekali tidak berusaha melaporkan barang temuannya itu.
Usai mengambil kotak berlian itu, Martinez membawanya ke toilet di mana dia memindahkan berlian-berlian itu ke dalam satu kotak dan kemudian kabur. Menurut Boyce, Martinez kemudian menjual beberapa berlian ke seorang agen dengan harga US$ 68 ribu atau setara Rp 953 juta.
Dalam pernyataan kepada polisi usai ditangkap, Martinez mengaku bersalah atas dakwaan pencurian dan mengembalikan seluruh berlian yang dicurinya. Polisi juga berhasil menemukan berlian yang telah dijual oleh Martinez.
J Birnbach mengkhususkan berlian kelas tinggi dan telah memproduksi perhiasan yang banyak dipakai di acara karpet merah penghargaan film Oscars hingga penghargaan acara televisi Emmys.
(nvc/mad)











































