"Staf kedutaan Saudi tiba hari ini di Baghdad," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Irak seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (16/12/2015).
"Mereka ditemui di bandara oleh pejabat-pejabat Kementerian Luar Negeri. Para staf terdiri dari 35 orang, yang dipimpin oleh wakil duta besar," imbuh pejabat yang tak ingin disebut namanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dubes Saudi sendiri akan tiba di Baghdad pada Kamis, 17 Desember waktu setempat dan akan menghadiri seremoni resmi pembukaan kembali kedutaan.
Sebuah konsulat Saudi rencananya juga akan dibuka tak lama lagi dibuka di Arbil, ibukota wilayah otonomi Kurdi, Irak.
Hubungan diplomatik Saudi dan Irak putus pada tahun 1990, namun kemudian membaik pada tahun 2004 setelah invasi internasional yang dipimpin Amerika Serikat berhasil menggulingkan diktator Irak, Saddam Hussein.
Meski begitu hubungan antara Saudi yang dikuasai Sunni dengan Irak yang didominasi Syiah itu terus dilanda ketegangan. Pejabat-pejabat Irak telah berulang kali menuduh Saudi mendukung kelompok radikal ISIS, yang berhasil menguasai sebagian wilayah Irak pada tahun lalu. (ita/ita)










































