Setelah 25 Tahun Ditutup, Arab Saudi Buka Kembali Kedutaannya di Irak

Setelah 25 Tahun Ditutup, Arab Saudi Buka Kembali Kedutaannya di Irak

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 16 Des 2015 11:33 WIB
Setelah 25 Tahun Ditutup, Arab Saudi Buka Kembali Kedutaannya di Irak
Foto: Ilustrasi
Baghdad, - Pemerintah Arab Saudi kembali membuka kedutaannya di Baghdad, Irak setelah 25 tahun ditutup.

"Staf kedutaan Saudi tiba hari ini di Baghdad," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Irak seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (16/12/2015).

"Mereka ditemui di bandara oleh pejabat-pejabat Kementerian Luar Negeri. Para staf terdiri dari 35 orang, yang dipimpin oleh wakil duta besar," imbuh pejabat yang tak ingin disebut namanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama seperempat abad, kedutaan Saudi di Baghdad ditutup setelah hubungan kedua negara putus terkait invasi Irak ke Kuwait.

Dubes Saudi sendiri akan tiba di Baghdad pada Kamis, 17 Desember waktu setempat dan akan menghadiri seremoni resmi pembukaan kembali kedutaan.

Sebuah konsulat Saudi rencananya juga akan dibuka tak lama lagi dibuka di Arbil, ibukota wilayah otonomi Kurdi, Irak.

Hubungan diplomatik Saudi dan Irak putus pada tahun 1990, namun kemudian membaik pada tahun 2004 setelah invasi internasional yang dipimpin Amerika Serikat berhasil menggulingkan diktator Irak, Saddam Hussein.

Meski begitu hubungan antara Saudi yang dikuasai Sunni dengan Irak yang didominasi Syiah itu terus dilanda ketegangan. Pejabat-pejabat Irak telah berulang kali menuduh Saudi mendukung kelompok radikal ISIS, yang berhasil menguasai sebagian wilayah Irak pada tahun lalu. (ita/ita)


Berita Terkait