Seperti dilansir Reuters dan AFP, Selasa (15/12/2015), pesawat dengan nomor penerbangan JJ8065 ini lepas landas dari Bandara Barajas, Madrid pada Senin (14/12) malam sekitar pukul 21.21 waktu setempat. Baru 1,5 jam mengudara, tepatnya ketika berada di atas wilayah Casablanca, Maroko pesawat memutar arah.
Disampaikan situs pelacakan penerbangan, Flightradar24.com, pesawat ini terbang kembali ke Madrid setelah pihak maskapai TAM Airlines mendapat pemberitahuan soal ancaman bom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak maskapai menyatakan, para penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat. Tidak disebutkan lebih lanjut ada berapa penumpang dan awak di dalam pesawat tersebut.
Maskapai TAM Airlines yang merupakan anak perusahaan LATAM Airlines Group SA menyatakan pihaknya bekerja sama dengan otoritas setempat. Otoritas TAM Airlines di Sao Paulo mengaku tak memiliki banyak informasi terkait insiden ini. Termasuk apakah ancaman bom ini benar adanya atau palsu.
Pada September 2013 lalu, satu pesawat TAM Airlines dengan rute yang sama terpaksa mendarat darurat akibat turbulensi dan sedikitnya 15 orang mengalami luka-luka. Turbulensi ini hanya berlangsung selama 10 detik ini namun mampu melemparkan penumpang yang tidak mengenakan sabuk pengaman.
(nvc/ita)











































