Ban terutama menyerukan aksi tersebut kepada pemerintah di 195 negara yang baru saja menyepakati Paris Agreement 'Sebuah polis asuransi kesehatan untuk planet ini'.
"Sekarang, aksi harus dimulai dari hari ini," kata Ban seperti dikutip dari kantor berita AFP, Selasa (15/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesepakatan Paris mengindikasikan bahwa pengembangan ekonomi harus disertai dengan pengembangan teknologi yang rendah emisi. Sebuah ambisi dipatok, kenaikan suhu global tidak boleh lebih dari 2 derajat celcius.
Perjanjian akan mulai berlaku tahun 2020 mendatang. Setelah setidaknya 55 negara yang bertanggung jawab pada 55 efek rumah kaca meratifikasi kesepakatan itu.
Ban menyatakan, kesepakatan terkait perubahan iklim memang telah akan menjadi prioritasnya sejak ia diangkat sebagai Sekjen PP 2007 silam. Ia pun selalu mengangkat isu pemanasan global di setiap pertemuan dengan para pimpinan negara.
"Saya mengirim alarm secara konsisten dan berulang kali kepada para pemimpin dunia," ujarnya. (rna/rjo)











































