"Semalam, dalam operasi gabungan... pasukan menangkap penyerang yang kemarin menabrakkan kendaraannya ke sejumlah tentara di dekat Beit Aryeh, melukai empat orang," demikian pernyataan militer Israel seperti dilansir AFP, Jumat (11/12/2015).
Militer Israel mengidentifikasi pria yang ditangkap sebagai Mohammed Abdel Hamid Salam. Dia diyakini sebagai anggota kelompok Hamas yang sudah tidak asing di kalangan otoritas keamanan Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penabrakan itu tersebut di dekat permukiman Yahudi di Beit Aryeh. Hamid Salam diyakini sebagai pelaku penabrakan itu.
Kendaraan yang digunakannya ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian. Ditemukan satu pucuk senapan serbu milik salah satu tentara Israel yang menjadi korban, di dalam kendaraan itu.
Sejak 1 Oktober 2015 lalu, nyaris setiap hari terjadi serangan dan bentrokan antara Palestina dengan tentara Israel. Tercatat hingga kini, sedikitnya 113 warga Palestina tewas dalam serangkaian insiden itu. Dari jumlah itu, sebagian besar merupakan pelaku serangan terhadap warga Israel.
Sedangkan jumlah korban tewas dari pihak Israel mencapai 17 orang, ditambah satu warga negara Amerika Serikat dan satu warga negara Eritrea yang menjadi korban main hakim sendiri karena diduga pelaku serangan terhadap warga Israel.
(nvc/nwk)











































