Belajar Move On dari Kanguru dan Emu di Kebun Binatang Taronga Sydney

Jelajah Australia

Belajar Move On dari Kanguru dan Emu di Kebun Binatang Taronga Sydney

Nograhany Widhi K - detikNews
Kamis, 10 Des 2015 10:30 WIB
Belajar Move On dari Kanguru dan Emu di Kebun Binatang Taronga Sydney
Foto: Nograhany WK
Sydney - Anda sering galau karena terlalu kerap terjebak nostalgia masa lalu? Maka tak ada salahnya belajar dari dua hewan khas Australia yang selalu bisa move on ini.

"Kanguru dan emu itu tak bisa jalan mundur. Mereka adalah simbol untuk selalu bergerak maju, tak bisa jalan mundur," demikian tutur Samantha Elton, staf Kebun Binatang Taronga yang bertugas di bagian Zoo Education Center, Kebun Binatang Taronga, Sydney, New South Wales (NSW), Australia.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Samantha menjawab pertanyaan detikcom -- yang ke Australia atas undanganΒ Australia Plus ABC International -- mengapa kedua hewan itu yang menjadi simbol Australia dan bukan koala, misalnya.
Β 
"Kalau koala bisa berjalan mundur," imbuhnya.

Di bagian Zoo Education Center itu memang dikhususkan bagi anak-anak sekolah yang ingin belajar dan berinteraksi tentang hewan khas Australia. Saat kami berkunjung di sana ada 4 ekor quokka bernama Jarrah, Autumn, Poppy-Lou dan Meeuk Mia, kemudian 1 ekor burung emu bernama Kalaya, 1 ekor walabi bernama Alkira, seekor kanguru merah bernama Penny, 2 ekor echidna bernama Pugsley dan Brian, dan seekor koala bernama Biali.

Siang itu memang terik. Penny si kanguru terlihat tidur-tiduran di atas rumput. Sedangkan Kalaya si emu, berjalan mondar-mandir. Dia memang tak terlihat berjalan mundur, jadi gerakannya cuma maju, belok dan balik.

Penny si kanguru (Foto: Nograhany WK)


"Emu memang aktif di siang hari. Kalau kanguru itu, bangunnya sangat pagi, makan juga saat matahari terbit, leyeh-leyeh saat siang hari dan bangun dan aktif lagi di sore hari, kala udara sudah agak dingin," papar Samantha.

Samantha menambahkan, hewan khas Australia memang lebih banyak istirahat saat siang bila udara panas. Hal ini adalah cara untuk menyimpan energi karena hewan-hewan itu tak banyak minum air, jadi aktif lagi saat udara dingin. Selain kanguru, hewan Australia yang istirahatnya panjang adalah koala.

Biali si koala (Foto: Nograhany WK)


"Seperti Biali, dia koala berusia 1,5 tahun, 20 jam tidurnya. Kenapa, karena mereka hanya makan daun sepanjang hari. Jadi nggak ada banyak energi. Koala harus makan 1 kilogram daun sehari untuk asupan energi, dia berpindah-pindah memanjat pohon," jelasnya.

Usia koala paling tua bisa mencapai 15 tahun. Siang itu, Biali tampak menggelendot di ujung pohon eukaliptus. Biali tampak sangat lucu, menggemaskan dan kami ingin sekali membelainya. Namun Samantha mencegahnya.

Menurut Samantha, hukum di negara bagian NSW tak mengizinkan koala dibelai dan dipeluk. Hal ini berbeda jika Anda ke Queensland, hukum lokal di Queensland mengizinkan membelai dan memeluk koala. Ditambahkannya, koala memang sepanjang hari menggelayut di pohon dan akan turun bila ada kejadian luar biasa seperti kebakaran hutan atau sakit.

Tak lama, Biali tampak bergerak dan pindah menggelayut di pohon dan turun ke tanah. Namun Samantha mengatakan hal itu mungkin dia sedikit tak nyaman karena diperhatikan sekerumunan orang.

Lain lagi dengan quokka. Binatang khas Australia ini sangat suka diperhatikan orang.

Autumn si quokka (Foto: Nograhany WK)


"Silakan kalau mau membelai quokka. Dia namanya Autumn, berusia 11 tahun, melampaui usia normalnya 9-10 tahun, itu seperti usia 100 tahun kalau umur manusia, jadi dia sudah seperti nenek-nenek. Dia suka perhatian manusia, namun kalau ada hewan lain merebut perhatian, dia akan menggigit hewan itu hahahaha," jelas Samantha.

Selain hewan khas Australia, ada pula hewan-hewan Afrika dan Asia di kebun binatang ini. Salah satu yang menarik perhatian adalah jerapah. Jerapah di kebun binatang ini ada dalam kandang yang latar belakangnya gedung-gedung pencakar langit, selat dan Sydney Harbour Bridge, sangat indah. Mengingatkan saya akan tokoh Melman, jerapah dalam film Madagascar, kala berada di kebun binatang New York.

(Foto: Nograhany WK)


Ada pula hewan dari Indonesia seperti harimau sumatera dan orangutan di sini. Kebun binatang di tengah kota ini cukup luas, sekitar 26 hektare. Taronga sendiri diambil dari kata suku pribumi dari kata 'tarong' yang berarti pemandangan laut. Didirikan pada 7 Oktober 1916, hingga kini kebun binatang Taronga ini memiliki 4.988 ekor hewan dari 322 spesies.

Baca terus fokusΒ Jelajah Australia, dan ikutiΒ Hidden Quiz-nya!
Halaman 2 dari 1
(nwk/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads