Anggota dewan Irlandia bernama Joe Queenan tersebut mundur dari partai oposisi terbesar di Irlandia, Fianna Fail. Dia adalah satu dari tiga anggota dewan yang tertangkap kamera setuju membantu seorang wartawan yang menyamar untuk merencanakan izin proyek sebuah pertanian. Demikian dilansir BBC, Rabu (9/12/2015).
Kepada wartawan yang menyamar sebagai perwakilan perusahaan investasi palsu dari Inggris, Queenan menawarkan bantuan kemudahan izin dan perencanaan untuk sebuah proyek pertanian. Queenan tidak meminta pembayaran secara langsung dan membantah melakukan kesalahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejumlah perilaku yang ditampilkan di program malam ini mengejutkan dan tidak bisa diterima sama sekali. Yang terlihat sebagai pelanggaran hukum harus diselidiki oleh gardai (polisi nasional Irlandia -red) dan perlu penuntutan yang sesuai," demikian bunyi pernyataan Fianna Fail seperti dikutip The Guardian.
Anggota dewan lain yang terlibat bernama Hugh McElvaney. Dia sebelumnya merupakan anggota partai penguasa Fine Gael namun sudah menjadi pihak independen.
"£10,000 bisa untuk permulaan," kata McElvaney saat ditanya apa yang dia pikirkan. Dia menambahkan bahwa perjanjian ini benar-benar rahasia.
Setelah program disiarkan, McElvaney mengeluh di radio lokal bahwa dia dijebak oleh pembuat program yang menjalankan program liputan khusus tentang korupsi politik di tingkat nasional dan lokal di Irlandia. Dia mengklaim sebagai korban trik kampanye kotor dan dia hanya mengikuti alur yang sudah diatur.
Anggota dewan lainnya, John O'Donnell menuduh RTE menjebaknya lewat liputan investigasi ini. RTE melaporkan dia meminta uang untuk membantu proyek pengembangan pertanian.
Sebagai tindak lanjut dari program ini, sudah ada dorongan untuk penindakan antikorupsi yang lebih keras. Jumlah sumber daya polisi nasional Irlandia juga diperbanyak untuk melawan kejahatan kerah putih. (imk/tor)











































