Komisioner HAM PBB Ikut Kecam Seruan Trump Larang Muslim Masuk AS

Komisioner HAM PBB Ikut Kecam Seruan Trump Larang Muslim Masuk AS

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 09 Des 2015 09:15 WIB
Komisioner HAM PBB Ikut Kecam Seruan Trump Larang Muslim Masuk AS
Donald Trump (Brendan McDermid/REUTERS)
New York - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) ikut mengecam seruan bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, soal larangan muslim ke AS. PBB menyebut komentar Trump sangat tidak bertanggung jawab.

"Bahaya klasifikasi dan karakterisasi ialah itu bersifat dehumanisasi, bisa menjadikan mereka yang tidak bersalah sebagai korban," sebut Komisioner Tinggi HAM PBB, Zeid Ra'ad Al Hussein, seperti dilansir AFP, Rabu (9/12/2015).

"Itu sungguh tidak bertanggung jawab, melihat tujuan dari kelompok ekstremis, menguntungkan mereka (ekstremis) dengan mengorbankan umat muslim," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat kampanye di South Carolina, Trump melontarkan pernyataan kontroversial dengan menyerukan akan melarang umat muslim masuk ke wilayah AS jika dirinya terpilih menjadi Presiden AS kelak. Menurut Trump, larangan ini berlaku sementara hingga pemerintah AS mampu mengatasi ancaman yang muncul.

Pernyataan Trump itu menanggapi penembakan brutal di San Bernardino, California yang didalangi oleh suami-istri muslim yang diradikalisasi. Kedua pelaku menewaskan 14 orang dalam serangan brutalnya yang 'dipuji' oleh militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

"Muslim juga menjadi korban oleh kelompok ini (ekstremis), sama seperti umat Kristen atau Yahudi atau Hindu atau Buddha," ucap Al Hussein.

Dituturkan Al Hussein, pernyataan Trump soal larangan umat muslim masuk ke AS itu sangat mengkhawatirkan. "AS merupakan sebuah republik yang didirikan dengan dasar martabat dan hak individu," tandasnya.

(nvc/bpn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads