Seperti diberitakan, AFP (9/12/2015), hingga saat ini belum ada informasi mengenai korban dalam aksi baku tembak ini.
"Beberapa pemberontak berhasil menembus gerbang pertama dari kompleks," juru bicara gubernur provinsi Kandahar, Samim Khpalwak.
"Mereka telah mengambil posisi di sebuah sekolah di dalam kompleks," sambungnya.
Juru bicara militer di Kandahar, Mohammad Mohsin Sultani, mengatakan jumlah pasti pelaku penyerangan belum diketahui dan pasukan Afghanistan masih terlibat dalam baku tembak.
Sementara itu, pihak Taliban juga mengonfirmasi penyerangan yang dilakukan oleh pihaknya. "Sejumlah mujahidin yang dilengkapi dengan senjata berat dan ringan memasuki bandara Kandahar," ujar pihak Taliban.
"Pertempuran sengit sedang berlangsung." tambahnya. (tfq/bpn)











































