Dilaporkan AirLive.net seperti dilansir International Business Times, Selasa (8/12/2015), bahwa pesawat dengan nomor penerbangan AF38 yang terbang dari San Francisco, Amerika Serikat ini dialihkan ke Bandara Internasional Montreal-Pierre Elliott Trudeau, Kanada.
"Air France #AF83 from SFO to Paris CDG diverted to Montreal. Passengers still in plane," tulis AirLive.net via akun Twitter-nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporan menyebut, personel kepolisian Montreal dikerahkan ke lokasi. Secara terpisah, juru bicara bandara internasional Montreal-Pierre Elliott Trudeau menyatakan kepolisian tengah menyelidiki dan memeriksa pesawat itu secara menyeluruh.
Media setempat menyebut ada 231 penumpang dan 15 awak di dalam pesawat yang mengudara ke Bandara Charles de Gaulle, Paris tersebut. Para penumpang masih ada di dalam pesawat, sementara pemeriksaan dilakukan.
Pesawat Air France dengan nomor penerbangan AF83 ini lepas landas dari San Francisco pada Senin (7/12), sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Pesawat dijadwalkan mendarat di Bandara Charles de Gaulle pada Selasa (8/12) sekitar pukul 10.35 waktu setempat.
Bulan lalu, dua pesawat Air France yang terbang dari AS ke Paris juga dialihkan akibat ancaman bom. Namun hasil pemeriksaan nihil.
(nvc/nwk)











































