Setelah 16 Tahun, Partai Oposisi Venezuela Menang Pemilu Kalahkan Maduro

Setelah 16 Tahun, Partai Oposisi Venezuela Menang Pemilu Kalahkan Maduro

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 07 Des 2015 15:10 WIB
Pendukung oposisi Venezuela merayakan kemenangan (REUTERS/Nacho Doce)
Caracas - Untuk pertama kalinya dalam 16 tahun, kelompok oposisi Venezuela memenangi pemilu legislatif di negara tersebut. Kemenangan koalisi Persatuan Demokrat ini menjadi pukulan telak bagi Partai Sosialis Bersatu yang menaungi Presiden Nicolas Maduro.

Disampaikan otoritas pemilihan setempat, seperti dilansir AFP dan Reuters, Senin (7/12/2015), koalisi Persatuan Demokrat meraih 99 kursi dari total 167 kursi yang ada di Majelis Nasional Venezuela dalam pemilu legislatif yang digelar 6 Desember waktu setempat.

Sedangkan Partai Sosialis Bersatu hanya mendapat 46 kursi saja. Kepala Badan Pemilihan Umum Nasional (CNE) Tibisay Lucena menyebut, sekitar 22 kursi sisanya belum dipastikan jatuh ke tangan kelompok mana karena penghitungan masih berlanjut di beberapa distrik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Maduro (53) dengan segera menanggapi hasil pemilu legislatif ini dengan mengakui kekalahan partainya. Kekalahan ini merupakan kekalahan terburuk Partai Sosialis Bersatu atau yang juga disebut pergerakan Chavisme semenjak Hugo Chavez berkuasa pada tahun 1999 lalu.

"Kami dengan moral dan etika kami mengakui hasil yang buruk ini, menerima hasil ini dan menyatakan kepada rakyat Venezuela bahwa konstitusi dan demokrasi telah meriah kemenangan," ucap Maduro dalam pernyataannya di televisi setempat.

"Perang ekonomi telah meraih kemenangan hari ini," imbuhnya, meskipun Maduro tetap menyalahkan kekalahan partainya pada kampanye pengusaha dan musuh politiknya untuk menyabotase ekonomi.

Nicolas Maduro (REUTERS/Carlos Garcia Rawlins)


Pidato tanggapannya yang relatif cepat merupakan dampak dari memudarnya ketegangan di Venezuela, terutama semenjak pemilu presiden terakhir tahun 2013 lalu yang dimenangkan Maduro, menuai protes.

Perayaan atas kemenangan kelompok oposisi ini digelar para pendukungnya dengan pesta kembang api. Perayaan digelar di wilayah ibukota Caracas yang menjadi basis kelompok oposisi. Sedangkan pendukung pro-pemerintah terpaksa membatalkan pesta kemenangan mereka.

Pendukung oposisi Venezuela merayakan kemenangan (REUTERS/Nacho Doce)
(nvc/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads