Setidaknya 14 orang tewas dalam insiden penembakan brutal tersebut pada Rabu (3/12) waktu setempat. ISIS menyebut pelaku penembakan tersebut sebagai 'tentara khalifa' tanpa secara langsung mengklaim serangan tersebut dilakukan oleh kelompok tersebut.
"Kami adalah orang Amerika. Dan kami menjunjung nilai-nilai yang masyarakatnya bisa hidup bebas dan terbuka," kata Obama dalam pidato mingguannya seperti dilansir dari AFP, Minggu (6/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gedung Putih menyampaikan bahwa Obama telah bertemu dengan para pejabat keamanan AS dan mengatakan bahwa pelaku bukan bagian dari ISIS. "Mereka bukan bagian dari kelompok radikal atau kelompok yang terorganisir," ujar Gedung Putih dalam pernyataannya.
Dalam siaran radio berbahasa Inggris, ISIS memuji penembakan yang menewaskan 14 orang dan melukai 21 orang lainnya.
"Dua tentara khilafah melaksanakan serangan terhadap gedung Inland Regional Center di San Bernardio, California," kata ISIS dalam siaran radio berbahasa Inggris.
Farook disebutkan merupakan orang yang penyendiri dan hanya memiliki beberapa teman. Sedangkan Malik digambarkan sebagai ibu rumah tangga yang "perhatian dan bertutur kata halus". (yds/jor)











































