Hal itu dikatakan oleh Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon di Siprus. Dilansir dari AFP, Sabtu (5/12/2015), Fallon berbicara di hadapan personel dari 903 Expeditionary Wing RAF di mana misi hariannya yaitu menerbangkan pesawat untuk menggempur ISIS. Kunjungan selama tiga hari ke Pulau Mediterania Timur itu terjadi setelah parlemen Inggris menyetujui perpanjangan patroli udara Inggris di Irak hingga Suriah.
"Kami tidak menganggap hal ini ringan," kata Fallon seperti dikutip dalam situ Kementerian Pertahanan Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fallon juga menambahkan dengan melakukan perlawanan terhadap ISIS bukan saja membuat jalanan di Kota Inggris aman. Tetapi juga membuat sekutu-sekutu Inggris aman.
Inggris telah bergabung dengan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) untuk melakukan operasi penyerangan terhadap ISIS sejak September 2014. "Kita akan melakukan perluasan operasi kita di Suriah untuk memukul mundur ISIS," tutupnya.
Sebelumnya, Parlemen Jerman, melalui pemungutan suara, juga memutuskan untuk mengirim pasukan militernya untuk bergabung dengan pasukan koalisi untuk menyerang ISIS di Suriah. Dengan perbandingan 445 setuju dan 146 menolak, parlemen menyetujui rencana keterlibatan militer Jerman dalam peran tak terkait pertempuran langsung.
Pesawat jet Tornado, untuk keperluan pengintaian, kapal serbu dan 1.200 prajurit akan dikirim ke wilayah konflik. (yds/jor)











































