Rusia Bombardir Hampir 1.500 Target di Suriah dalam 9 Hari Terakhir

Rusia Bombardir Hampir 1.500 Target di Suriah dalam 9 Hari Terakhir

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 05 Des 2015 13:40 WIB
Rusia Bombardir Hampir 1.500 Target di Suriah dalam 9 Hari Terakhir
dampak serangan Rusia di Suriah (Foto: REUTERS/Khalil Ashawi)
Moskow, - Angkatan Udara Rusia terus melancarkan serangan-serangan udara di wilayah Suriah. Jet-jet tempur Rusia telah membombardir hampir 1.500 target di seluruh wilayah Suriah selama sembilan hari terakhir.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengatakan, pesawat-pesawat militer Rusia telah menggempur 1.458 target di sejumlah wilayah Suriah. Namun tak disebutkan apakah target-target tersebut terkait dengan kelompok radikal ISIS.

Disebutkan Konashenkov seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (5/12/2015), di antara target-target tersebut adalah "pos komando" di dekat kota Khnaifess di wilayah Homs, dan "gudang amunisi besar" di dekat Morek, di wilayah Hama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan-serangan udara itu juga menghancurkan sebuah basis militan besar di sebuah lokasi strategis di dekat Kassab di wilayah Latakia. Sementara di wilayah Hama, serangan-serangan udara menewaskan sejumlah komandan lapangan di dekat Latamina yang dikuasai pemberontak Suriah.

Selain itu, sekitar 40 truk besar dan tangki air yang digunakan untuk mengangkut minyak juga hancur dalam serangan-serangan di dekat Aleppo dan Raqqa. Sebanyak 12 pusat pompa minyak dan delapan ladang minyak juga menjadi target gempuran Rusia.

Rusia saat ini bersitegang dengan Turki setelah pesawat militernya ditembak jatuh jet tempur F-16 Turki di perbatasan Suriah-Turki pada 24 Desember lalu. Turki mengklaim penembakan dilakukan demi mempertahankan kedaulatan wilayah udaranya. Namun Rusia bersikeras bahwa pesawat tempurnya tidak melanggar wilayah udara Turki.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads