"Dua simpatisan ISIS menyerang sebuah fasilitas di San Bernardino, California, melepas tembakan di dalam lokasi, yang menewaskan 14 orang dan melukai 21 orang," demikian dilaporkan Aamaq, kantor berita pro-ISIS, seperti dilansir AFP, Sabtu (5/12/2015).
Media Aamaq beroperasi di wilayah-wilayah yang dikuasai ISIS, namun tidak dianggap sebagai corong ISIS. Kelompok ISIS sendiri sejauh ini tidak mengklaim penembakan brutal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut media AS yang mengutip pejabat-pejabat penegak hukum, sejauh ini tak bukti bahwa ISIS memerintahkan Syed Farook dan istrinya Tashfeen Malik melakukan penembakan tersebut. Namun tampaknya pasangan tersebut terinspirasi oleh kelompok radikal itu.
Badan Biro Investigasi Federal AS, FBI telah menyatakan, penembakan tersebut kini diselidiki sebagai "aksi terorisme".
Farook merupakan warga negara AS yang bekerja di departemen kesehatan wilayah San Bernardino. Sementara Malik merupakan warga asli Pakistan yang tinggal di Arab Saudi ketika ia menikah dengan Farook. Namun Malik telah kembali ke Pakistan sekitar lima atau enam tahun lalu untuk belajar ilmu farmasi.
Menurut sumber, kedua pelaku telah menghancurkan hard disk komputer dan alat elektronik lainnnya sebelum 'mengamuk' hingga menewaskan 14 orang dan 17 lainnya terluka di San Bernardino. (ita/ita)











































