Kakak Pelaku Penembakan California adalah Veteran AL AS Antiteror

Kakak Pelaku Penembakan California adalah Veteran AL AS Antiteror

Aditya Mardiastuti - detikNews
Jumat, 04 Des 2015 23:26 WIB
Kakak Pelaku Penembakan California adalah Veteran AL AS Antiteror
Foto: Facebook via Daily Mail
California, - Kakak dari Syed Rizwan Farook (28), pelaku penembakan massal yang terjadi di San Bernardino, California Selatan, Amerika Serikat ternyata adalah veteran perang. Kakak Farook bahkan menerima pujian karena perannya melawan teror.

Farook dituduh melakukan penembakan di Inland Regional Center, San Bernardino, California, Rabu (2/12/2015) yang menewaskan 14 orang.

Tapi kakak Farook, Syed Raheel Farook, seorang ayah yang juga menggunakan nama tengah yang sama memiliki sejumlah penghargaan dan tanda jasa ketika bertugas di Angkatan Laut (AL), tulis Buzzfeed yang dikutip oleh Daily Mail online, Jumat (4/12/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Raheel mendaftar AL Agustus 2003 dan mengabdi sampai Agustus 2007. Ia sempat bertugas di kapal induk USS Enterprise sebagai teknisi sistem informasi dan menerjunkan sedikitnya satu pasukan ke Timur Tengah.

Raheel bertugas di 'Surface Warfare Officer School Unit and Recruit Training Command' di Great Lakes, Illinois.

Dia dianugrahi 'National Defense Service Medal', 'Global War on Terrorism Expeditionary Medal', 'Global War on Terrorism Service Medal and Sea Service Deployment Ribbon'.

Berdasarkan catatan, Raheel juga seorang prajurit spesialis yang dianugrahi 'Good Conduct Medal'.

Raheel dan istrinya Tatiana, sekarang telah menghapus akun Facebook-nya yang dipenuhi unggahan yang menggambarkan kehidupan keluarga bahagia bersama putri mereka.

Menurut akun LinkedIn Tatiana, ia adalah mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di Riverside, California, sejak Januari.
Tapi tetangga mereka melukiskan gambaran yang berbeda.

Shery Medina (47), mengatakan kepada Daily Mail online bahwa polisi telah mendatangi rumah mereka di Corona, California, tiga kali dalam tahun ini.

"Ada sedikitnya tiga kali insiden sejak Januari dengan polisi. Kekerasan rumah tangga. Mereka berdebat. Aku seperti, Ya Tuhan polisi mendatangi mereka lagi," ujar Shery.

Dia pernah melihat pasangan itu di suatu malam Sabtu saat memarkirkan kendaraannya di jalan. Menurut Shery, mereka tidak pernah parkir di depan rumah, dan parkir lebih jauh dan kemudian turun.

"Ketika mereka memiliki masalah, saya melihat polisi datang. Selain itu, aku tidak pernah bener-benar bicara dengan si suami atau istri," sambungnya.

Shery mengatakan Raheel selalu pergi dengan tas selempangnya setiap pukul 05.00 dan kembali lagi pukul 06.30 pagi. Namun, istri Raheel, Tatiana, tidak pernah pergi keluar sebanyak suaminya.

"Dia (Raheel) pergi masuk ke rumah dan kemudian tidak banyak keluar. Mereka tidak pernah banyak keluar (rumah). Mereka tidak melakukan banyak kegiatan," sambungnya.

Tetangga lain juga mendeskripsikan garasi pasangan itu telah dicat merah muda.

"Garasi itu tampak seperti salon kecil di sana, seseorang menata rambut," kata Kristin Lowe (29).

"Aku pikir mereka hanya keluarga normal. Aku tahu dia memiliki seorang putri," pungkasnya.

Rabu (2/12/2015) Farook (28) bersama istrinya, Tashfeen Malik (27), diyakini telah melakukan penembakan di Inland Regional Center di San Bernardino, California. Sebanyak 14 orang tewas puluhan lainnya terluka dalam insiden penembakan tersebut.

Fasilitas tempat insiden penembakan ini terjadi, Inland Regional Center didirikan lebih dari 40 tahun lalu untuk membantu mereka yang memiliki gangguan perkembangan mental. Usai kejadian ini, fasilitas tersebut ditutup, begitu pula dengan lokasi pemukiman di San Bernardino. (nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads