Pernyataan itu disampaikan pejabat keamanan Mesir seperti dilansir Reuters, Jumat (4/12/2015).
Salah seorang pejabat mengatakan, pelaku penyerangan adalah seorang karyawan yang telah dipecat dari restoran di daerah Agouza. Sebelumnya pejabat keamanan menyatakan ada 18 orang yang tewas.
Para korban tewas disebut karena terbakar akibat ledakan. Ada pula yang tewas karena menghirup asap tebal. Restoran yang juga klub malam ini disebut terletak di basement dan tidak ada jalur keluar darurat.
Kelompok militan telah mengklaim sejumlah pengeboman dan serangan penembakan di Mesir. Sebagian besar serangan ditujukan terhadap para pasukan keamanan sejak militer menggulingkan Presiden Mohamad Mursi di 2013. (hri/nrl)











































