Sumber pemerintah Inggris mengatakan, pesawat pengebom Tornado GR4 telah lepas landas dari pangkalan udara Angkatan Udara Inggris di Akrotiri, Siprus dan membombardir target-target ISIS di Suriah.
"Serangan dilancarkan dari atas wilayah Suriah," ujar sumber tersebut seperti dikutip kantor berita Reuters, Kamis (3/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah perdebatan sengit yang berlangsung lebih dari 10 jam, para anggota parlemen Inggris melakukan voting yang hasilnya: 397 anggota menyetujui serangan udara di Suriah dan 223 anggota menolaknya.
Perdana Menteri Inggris David Cameron menyambut putusan parlemen tersebut. "Saya yakin parlemen telah mengambil keputusan tepat untuk menjaga Inggris tetap aman -- aksi militer di Suriah sebagai bagian dari strategi yang lebih luas," ujar Cameron dalam postingan di Twitter.
Keputusan Inggris ini juga disambut pemerintah Amerika Serikat yang telah lebih dulu melancarkan serangan-serangan udara terhadap ISIS di Suriah. (ita/ita)











































