Pelaku Penembakan Brutal di California Bernama Syed Farook

Pelaku Penembakan Brutal di California Bernama Syed Farook

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 03 Des 2015 12:24 WIB
Pelaku Penembakan Brutal di California Bernama Syed Farook
Foto: CNN
California, - Setidaknya 14 orang tewas dalam insiden penembakan brutal di San Bernardino, California, Amerika Serikat. Salah satu tersangka penembakan diidentifikasi sebagai pria bernama Syed Farook.

Hal tersebut diungkapkan sumber-sumber penegak hukum seperti diberitakan media ternama AS, Los Angeles Times dan dilansir AFP, Rabu (3/12/2015).

Diberitakan media tersebut, pria dengan nama yang sama diketahui bekerja sebagai spesialis kesehatan lingkungan untuk San Bernardino County, tempat penembakan brutal itu terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun belum jelas apakah Faroook merupakan tersangka pria yang tewas ditembak dalam baku tembak dengan polisi usai penembakan massal tersebut. Sebelumnya dilaporkan, seorang pria dan seorang wanita tewas dalam baku tembak dengan polisi beberapa jam setelah penembakan massal di Inland Regional Center di San Bernardino.

Seorang pria lainnya ditahan polisi setelah mencoba kabur dari mobil yang ditumpanginya bersama kedua tersangka yang tewas tersebut. Menurut NBC News, tersangka pria lainnya diyakini sebagai saudara laki-laki Farook. Saat ini identitas sang wanita belum diketahui.

Fasilitas tempat insiden penembakan ini terjadi -- Inland Regional Center -- didirikan lebih dari 40 tahun lalu untuk membantu mereka yang memiliki gangguan perkembangan mental. Usai kejadian ini, fasilitas tersebut ditutup, begitu pula dengan lokasi pemukiman di San Bernardino.

Penembakan ini merupakan kekerasan senjata paling mematikan di AS sejak pembantaian di Sekolah Dasar Sandy Hook di Newtown, Connecticut pada Desember 2012 yang menewaskan 27 orang, termasuk pelaku penembakan.

Penembakan massal ini terjadi kurang dari satu minggu setelah seorang penembak menewaskan tiga orang dan melukai sembilan lainnya dalam penembakan membabi-buta di klinik Planned Parenthood di Colorado Springs, Colorado. Pada Oktober lalu, seorang penembak juga membunuh sembilan orang di sebuah kampus di Oregon. Sebelumnya pada Juni, seorang penembak berkulit putih menewaskan sembilan jemaat gereja kulit hitam di South Carolina. Β 


(ita/ita)


Berita Terkait