Seperti dilansir dari Reuters, Rabu (2/12/2015), ledakan terjadi tak jauh dari stasiun kereta Byrampasa pada jam sibuk di sore hari. Stasiun televisi lokal melaporkan satu orang tewas dalam ledakan ini, namun Wali Kota Aytila Aydiner mengonfirmasi bahwa hanya ada korban luka dalam insiden tersebut.
Rekaman CCTV di sekitar lokasi ledakan menunjukkan adanya cahaya terang yang disertai ledakan serta api. Beberapa foto yang diunggah di sosial media memperlihatkan kepanikan yang terjadi pada pengunjung stasiun pasca terjadinya ledakan.
Ledakan ini memang lebih kecil dibandingkan yang terjadi di Ankara dan kota Suruc yang berada di perbatasan antara Turki dan Suriah yang dipercaya disebabkan oleh ISIS. Pada 10 Oktober lalu, ledakan di Ankara menewaskan 102 orang serta melukai 400 orang lainnya. (rni/dhn)











































