Dikutip dari Reuters, Selasa (1/12/2015) pihak kampus mengakui bahwa Jabari adalah mahasiswanya. Jabari merupakan mahasiswa tahun pertama program sarjana Teknik Eletronika.
Pemuda itu disebut tinggal di asrama kampus. Tetapi penyidik tak menemukan pistol atau pun senjata lainnya di asrama mahasiswa Universitas Chicago.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jabari menulis ancaman pada sebuah situs yang menyebutkan dirinya akan melakukan pembunuhan terhadap 16 mahasiswa dan staf kampus, serta 'sejumlah polisi putih'. Petinggi FBI kemudian memperingatkan kemungkinan penyerangan bakal dilakukan pukul 10.00 waktu setempat yang kemudian membuat kampus ditutup. (bag/rna)










































