Donald Trump Sebut Muslim Bersorak Gembira Setelah Serangan Teroris 9/11

Donald Trump Sebut Muslim Bersorak Gembira Setelah Serangan Teroris 9/11

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 30 Nov 2015 15:12 WIB
Donald Trump Sebut Muslim Bersorak Gembira Setelah Serangan Teroris 9/11
Foto: Brendan McDermid/REUTERS
Washington, - Bakal calon presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi atas pernyataan yang dilontarkannya. Kandidat unggulan Partai Republik itu mengklaim dirinya melihat warga muslim bersorak-sorai gembira di New Jersey, AS setelah serangan teroris 11 September 2001.

"Itu terjadi 14 tahun lalu namun saya melihatnya di televisi, saya melihat klip-klip dan banyak orang lainnya juga melihatnya," kata Trump di acara bincang-bincang "Meet the Press" di stasiun televisi NBC.

"Ada ratusan telepon yang masuk ke organisasi Trump yang mengatakan, "Kami melihatnya. Mereka menari-nari di jalanan," tutur miliarder tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (30/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa yang disampaikan Trump ini memang bukan hal baru. Beberapa hari setelah serangan 11 September 2001, atau biasa disingkat 9/11, beredar rumor bahwa orang-orang bersorak-sorai dari atap-atap gedung di Jersey City, di seberang sungai dari Manhattan. Namun kepolisian setempat saat itu membantah rumor tersebut.

Namun meski tak ada bukti, Trump bersikeras dengan statemennya. Bahkan Trump pun menolak untuk menarik kembali kata-katanya. "Saya melihatnya. Begitu banyak orang yang melihatnya... Jadi kenapa saya harus menariknya kembali? Saya tak akan menariknya," tegas Trump.

Trump pun menyebut sebuah artikel di The Washington Post saat itu yang menyebutkan, otoritas menahan "sejumlah" orang yang tampak bersorak-sorai di New Jersey.

Di acara "Meet the Press", Trump mengatakan, "kami tengah mencari artikel lainnya dan kami mencari klip-klip lainnya dan saya tak akan terkejut jika kami menemukannya," tuturnya. (ita/ita)


Berita Terkait