Keputusan sanksi terhadap Turki ini ditandatangani oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Sanksi ekonomi ini mencakup soal pembatasan impor dari Turki, pekerja Turki di Rusia dan warga Turki yang bekerja untuk perusahaan-perusahaan Rusia.
Keputusan sanksi ini juga menyerukan mengakhiri penerbangan charter antara kedua negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Rusia juga meminta pengelola jasa wisata untuk tidak menjual paket wisata ke Turki sementara waktu. Kementerian Luar Negeri Turki juga memperingatkan warganya agar tak berkunjung ke Turki hingga 'situasi menjadi jelas'.
Terkait penembakkan jet tempur Rusia, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menolak meminta maaf kepada Rusia. Erdogan sempat menyebut Rusia 'bermain api' dengan terlibat dalam operasi militer di Suriah terkait kelompok militan ISIS. (fdn/fdn)











































